Beranda / Kepatuhan

Dibangun mengikuti standar yang berlaku, bukan diasumsikan

AquaChain dirancang mengacu pada kerangka regulasi ekspor perikanan yang nyata dipakai buyer internasional saat menilai pemasok.

  • Audit trail penuh. Setiap data operasional tercatat siapa yang menginput dan kapan — tanpa kecuali, dan tidak bisa dihapus diam-diam.
  • Koreksi resmi, bukan edit diam-diam. Kesalahan input tetap bisa diperbaiki, tapi lewat mekanisme koreksi resmi yang tidak merusak integritas jejak audit yang sudah tercatat.
  • Segregation of duties. Pencatatan panen dan pelulusan hasil uji residu dilakukan oleh pihak berbeda, mencegah konflik kepentingan.
  • Sertifikasi terintegrasi. CBIB, BAP, dan ASC ditampilkan langsung ke buyer di halaman verifikasi — bukan file terpisah yang gampang hilang atau kedaluwarsa tanpa disadari.

Keamanan setara aplikasi finansial

Autentikasi dua faktor dan audit log lengkap — wajar untuk data yang menjadi dasar keputusan bisnis ekspor bernilai tinggi.

SIMP (Amerika Serikat) IUU Regulation (Uni Eropa) MRL (Uni Eropa) Standar Jepang CBIB / BAP / ASC

Kerangka regulasi acuan

Empat kerangka utama yang jadi acuan desain kepatuhan AquaChain.

SIMP — Amerika Serikat

Seafood Import Monitoring Program mensyaratkan data rantai pasok yang bisa dilacak balik sampai titik tangkap/budidaya untuk produk yang masuk ke pasar AS.

IUU Regulation — Uni Eropa

Regulasi anti illegal, unreported and unregulated fishing yang mensyaratkan bukti asal-usul sah sebelum produk perikanan bisa masuk pasar Eropa.

MRL — Uni Eropa

Maximum Residue Limit membatasi kadar residu obat/antibiotik yang boleh ada pada produk — inilah yang mendasari penegakan masa aman obat (withdrawal period) otomatis di AquaChain.

Standar Jepang

Persyaratan kepatuhan dan dokumentasi yang berlaku bagi pemasok perikanan budidaya yang menyasar pasar Jepang.

Ingin tahu bagaimana AquaChain menjawab kebutuhan compliance Anda?